Rabu, 30 Oktober 2013

TUGAS KELOMPOK PENGANTAR BISNIS

TEORI EKONOMI DAN BISNIS

PENGERTIAN EKONOMI
Secara umum ilmu ekonomi atau ekonomika dapat diartikan sebagai suatu ilmu tentang usaha-usaha manusia untuk memenuhi kebutuhannya dengan adanya alat-alat pemuas kebutuhan yang langka (scarce). Pengertian lain bahwa ilmu ekonomi mempelajari bagimana cara setiap individu atau segolongan masyarakat mengalokasikan sumber daya yang terbatas jumlahnya untuk memenuhi kebutuhan manusia
Adapun beberapa pengertian ekonomi menurut beberapa pendapat :
Ø  Menurut Musselem dan Hughes : “ Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari cara masyarakat mengalokasikan sumber-sumber yang terbatas untuk keperluan produksi dan distribusi barang dan jasa.”
Ø  Menurut Willian F School (1993 : 17), “Ekonomi adalah study ilmu yang menganalisa kegiatan orang dalam hubungan dengan memproduksi, menabubg dan membelanjakan uangnya.”
Ø  Jadi Ilmu ekonomi : ilmu yang mempelajari masyarakat dalam usaha mencapai kemamuran. 
PENGERTIAN BISNIS
Bisnis adalah semua lembaga, besar atau kecil, dengan berbagai variasi bidang kegiatan yang menciptakan barang atau jasa dengan tujuan untuk mendapatkan laba
Menurut Hughes dan Kapoor menyatakan: “Businiss in the organized effort up individuals to produco and sell for a profit, the goods and services that satisfy society’s need. The general term busines refers to all such efforti within a socienty or within and industry”.  “Bisnis adalah suatu kegiatan usaha individu yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Secara umum kegiatan ini ada dalam masyarakat dan ada dalam industri”.
Untuk menjalankan kegiatan bisnis harus mengkombinasikan empat macam sumber ekonomi/faktor-faktor produksi :
1.        Sumber daya alam /material
2.        Sumber daya manusia
3.        Modal 
4.        Managerial skill
Bisnis melaksanakan fungsi-fungsi dan aktivitas-aktivitas yang mempunyai kesamaan dan menggunakan faktor produksi (input) untuk memproduksi barang jadi atau jasa. Aktivitas-aktivitas tersebut adalah:
Ø  menciptakan barang atau jasa..
Ø  memasarkan barang atau jasa kepada konsumen.
Ø  menghitung semua transaksi kewrigan.
Ø  merekrut, melatih, dan menilai karyawan.
Ø  memproses informasi.
Fungsi manajemen yang harus dilakukan oleh bisnis adalah:
Ø  merencanakan apa yang ingin dicapai.
Ø  mengorganisasi somber daya.
Ø  menyediakan tenaga keda untuk mengoperasikan bisnis.
Ø  mengarahkan orang untuk menjalankan bisnis
Ø  memonitor kemajuan-kemajuan yang dicapai.
Semua bisnis menggunakan faktor-faktor produksi, yaitu input atau sumber daya yang digunakan untuk memproduksi barang dan jasa Empat sumber daya tersebut, yaitu :  tanah, tenaga, kerja, modal, dan kewirausahaan.

SISTEM EKONOMI
Masalah ekonomi merupakan masalah mendasar yang terjadi disemua negara. Oleh karena itu, dalam menyikapi permasalahan ekonomi tiap negara, masing-masing negara menganut sistem ekonomi yang sesuai dengan kondisi dan ideologi negara yang bersangkutan.
Secara toritis, pengertian sistem ekonomi dapat dikatakan sebagai perpaduan dari aturan–aturan atau cara–cara yang menjadi satu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian. Sedangkan menurut Gilarso ( 1992:486 ) sistem ekonomi adalah keseluruhan cara untuk mengordinasikan perilaku masyarakat (para konsumen, produsen, pemerintah, bank, dan sebagaiannya) dalam menjaankan kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, investasi, dan sebagaiannya) sehingga menjadi satu kesatuan yang teratur dan dinamis, dan kekacauan dapat dihindari. Lalu menurut Mc Eachren, sistem ekonomi dapat diartikan sebagai seperangkat mekanisme dan institusi untuk menjawab pertanyaan apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi.
Jadi dapat disimpulkan bahwa sistem ekonomi adalah metode yang mengatur bagaimana mengalokasikan sumber daya (tanah, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan) untuk memuaskan kebutuhan masyarakat. Sistern ekonomi yang dipilih suatu negara ditentukan atas dasar pertanyaan- pertanyaan berikut :
Ø Barang dan jasa apa yang diproduksi ?
Ø Berapa banyak barang atau jasa yang diproduksi ?
Ø Siapa yang memproduksi barang atau jasa tersebut ?
Ø Siapa yang akan menerima barang dan jasa yang telah diproduksi ?
Faktor – faktor yang Mempengaruhi Sistem Ekonomi
Perbedaan sistem ekonomi terjadi lebih disebabkan karena perbedaan nilai – nilai hidup antara suatu kelompok masyarakat atau negara. Faktor – faktor yang mempengaruhi pemakaian suatu sistem ekonomi antara lain :
1. Faktor Intern, meliputi :
a. lembaga ekonomi
b. lembaga sosial
c. lembaga ide
d. kebijakkan pemerintah
2. Faktor Ekstern, meliputi :
a. keadaan politik
b. falsafah negara
c. hukum yang berlaku
d. politik luar negeri
Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan
Didunia ini  ada beberapa sistem ekonomi, yaitu (1) kapitalis (capitalism), (2) komunis (communism), dan (3) sosialis (socialism) ciri-ciri yang membedakan ketiga sistem ekonomi yang Satu dengan yang lainnya , adalah : pengendalian faktor-faktor, produksi dan interaksi antara bisnis, pemerintah, dan konsumen (pemakai barang dan jasa).
 1.       Sistem Ekonomi Kapitalis
Sistem, ekonomi kapitalis atau dikenal juga dengan private enterprise system adalah Sistem ekonomi yang memperbolehkan faktor produksi dimiliki secara perorangan (swasta). Dalam sistem kapitalis sempurna, keputusan-keputusan ekonomi, dapat diambil secara bebas menurut kekuatan pasar, yaitu permintaan dan penawaran. keputusan yang dapat diambil, adalah : apa yang akan dihasilkan, berapa, dengan biaya berapa, siapa yang akan menggunakan atau membelinya. Jadi dalam sistem ekonomi kapitalis sempurna, satu-satunya yang memegang kendali adalah pasar. Pemerintah dalam hal ini tidak, akan turut campur (menggunakan pendekatan laissez-faire)
2.       Sistem Ekonomi Komunis
Sistem ekonomi komunis adalah sistem ekonomi yang penggunaan faktor produksi dikendalikan oleh pemerintah. Tanah, tenaga keera, modal dimiliki oleh, pemerintah dan kewirausahaan disediakan oleh pemerintah. Semua keputusan-keputusan ekonomis diambil oleh pemerintah, misalnya hal-hal mengenai produksi, distribusi,, konsumsi, dan kepemilikan. Dalam hal ini pasar (penawaran, permintaan, dan pesaingan) tidak mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi sistem.
3.       Sistem Ekonomi Sosialis
Sistem ekonomi sosialis adalah sistem ekonomi, yang kepemilikan sebagian besar bisnis ada di tangan perorangan (swasta), tetapi pemerintah mengendalikan pengoperasian dan pengaturan industri-industri tertentu (industri-industri dasar). Pemerintah dalam hal ini akan memegang kendali industri-industri tersebut, dimana barang dan jasa yang dihasilkan digunakan oleh masyarakat luas. Contoh industri-industri yang dikendalikan pemerintah misalnya; pertambangan, transportasi; komunikasi, kesehatan, dan perusahaan milik negara.
4.       Sistem Ekonomi Pancasila
1.       Penafsiran Sistem Ekonomi Pancasila Menurut Widjojo Nitisastro
Menurut Widjojo Nitisastro, sistem ekonomi Pancasila adalah sistem ekonomi berdasarkan usaha bersama seluruh masyarakat, dengan tujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat (peningkatan pendapatan per kapita) dan pembagian yang merata daripada apa, yang diperoleh dari usaha bersama itu (pembagian pendapatan yang merata), dengan negara memainkan peranan aktif dalam memimpin dan melaksanakan pembangunan ekonomi.
2.       Penafsiran Sisitem Ekonomi Pancasila Menurut Mubyarto
Menurut Mubyarto ciri sistem ekonomi Pancasila, adalah:
a.       Roda perekonomian digerakkan oleh rangsangan ekonomi, sosial dan moral.
b.       Kehendak kuat dari seluruh masyarakat ke arah keadaan pemerataan sosial, sesuai asas-asas kemanusiaan.
c.       Prioritas kebijakan ekonomi adalah penciptaan perekonomian nasional yang tangguh yang berarti nasionalisme menjiwai tiap kebijaksanaan ekonomi.
d.       Koperasi merupakan soko guru perekonomian dan merupakan bentuk paling konkrit dari usaha bersama.
e.       Adanya imbangan yang jelas dan tegas antara perencanaan di tingkat nasional dengan desentralisasi dalam pelaksanaan kegiatan ekonomi untuk menjamin keadilan ekonomi dan sosial.

Sistem Ekonomi di Indonesia
Sistem ekonomi Indonesia adalah sistem ekonomi PancasilaHal yang mendasari sistem ekonomi di Indonesia adalah Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33, yaitu:
a)       Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan.
b)       Cabang-cabang produksi yang penting bagi. Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak.dikuasai negara.
c)       Bumi dan air dan -kekayaan slam yang terkandung di dalamnya dikuasai, oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-bestir kemakmuran Rakyat.
Sistem ekonomi Indonesia menekankan pada kemakmuran masyarakat, bukan kemakmuran orang per orang. Sebab itu perekonomian Indonesia disusun berdasarkan atas asas kekeluargaan. Menurut dasar inilah, maka koperasi adalah, bentuk lembaga bisnis yang paling sesuai.
Beberapa cabang produksi yang penting akan dikuasai oleh negara, yaitu cabang-­cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hidup orang banyak. Apabila tidak dikuasai oleh negara, maka dikuatirkan akan jatuh ke tangan orang yang berkuasa dan rakyat akan tertindas. Jadi, rakyat secara orang per orang diperbolehkan untuk memiliki bisnis yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak.

Kekayaan alam (bumi, air, dan kekayaan alam) yang terkandung adalah pokok-­pokok kemakmuran rakyat, jadi bagian ini harus dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besamya untuk kemakmuran rakyat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar