MATA UANG CINA
Negara Republik Rakyat
Cina termasuk negara yang besar dan banyak sekali penduduknya. Di negara ini,
mata uang yang digunakan adalah Yuan.
Istilah Yuan biasanya juga dikenal
dengan sebutan Renminbi yang disingkat RMB di RRC. Yuan merupakan mata uang
resmi Republik Rakyat Cina. Mata uang resmi RRC ini diatur dan dicetak oleh
Bank Rakyat Cina.
Renmimbi pertama kali diperkenalkan bank
sentral China tahun 1948, setahun sebelum berdirinya Republik Rakyat China (People’s
Republic of China).
Satu Yuan Renminbi
dibagi menjadi 10 jiao atau 100 fen. Saat ini koin Yuan Renminbi adalah 1 jiao.
Seperti pada mata uang resmi negara lainnya, mata uang Yuan yang digunakan oleh
RRC ini juga diterbitkan dalam dua macam yaitu uang kertas dan uang koin.
Perlu diketahui juga
bahwa istilah Yuan dalam bahasa Tionghoa sebenarnya berarti koin bundar.
Pecahan mata uang Yuan yang beredar dalam sirkulasi mata uang di RRC saat ini
adalah 0.01 Yuan, 0.05 Yuan, 0.10 Yuan, 0.50 Yuan, dan 1 Yuan. Sementara itu uang kertas Yuan
Renminbi yang beredar saat ini adalah mulai dari 1 Yuan, 5 Yuan, 10 Yuan, 20
Yuan, 50 yuan, dan 100 yuan.
Tabel
Konversi Mata Uang Dari
Chinese Yuan (CNY)
Ke Berbagai Mata Uang Negara Lain
|
Dari
|
Ke
|
Kode
|
Rate
|
1 CNY
|
|
Chinese
Yuan
|
TRY
|
3.0603
|
0.3268
|
|
|
Chinese
Yuan
|
THB
|
0.1961
|
5.1002
|
|
|
Chinese
Yuan
|
CHF
|
6.7667
|
0.1478
|
|
|
Chinese
Yuan
|
SEK
|
0.9560
|
1.0460
|
|
|
Chinese
Yuan
|
KRW
|
0.0057
|
174.5041
|
|
|
Chinese
Yuan
|
ZAR
|
0.6164
|
1.6223
|
|
|
Chinese
Yuan
|
SGD
|
4.9113
|
0.2036
|
|
|
Chinese
Yuan
|
RUB
|
0.1901
|
5.2611
|
|
|
Chinese
Yuan
|
PHP
|
0.1414
|
7.0739
|
|
|
Chinese
Yuan
|
NOK
|
1.0322
|
0.9688
|
|
|
Chinese
Yuan
|
NZD
|
5.0331
|
0.1987
|
|
|
Chinese
Yuan
|
MXN
|
0.4714
|
2.1215
|
|
|
Chinese
Yuan
|
MYR
|
1.9333
|
0.5172
|
|
|
Chinese
Yuan
|
JPY
|
0.0622
|
16.0870
|
|
|
Chinese
Yuan
|
IDR
|
0.0005
|
1,823.0903
|
|
|
Chinese
Yuan
|
INR
|
0.0991
|
10.0936
|
|
|
Chinese
Yuan
|
HUF
|
0.0286
|
34.9606
|
|
|
Chinese
Yuan
|
HKD
|
0.7858
|
1.2726
|
|
|
Chinese
Yuan
|
EUR
|
8.3425
|
0.1199
|
|
|
Chinese
Yuan
|
HRK
|
1.0993
|
0.9097
|
|
|
Chinese
Yuan
|
USD
|
6.0900
|
0.1642
|
|
|
Chinese
Yuan
|
CAD
|
5.8558
|
0.1708
|
|
|
Chinese
Yuan
|
BGN
|
4.2887
|
0.2332
|
|
|
Chinese
Yuan
|
GBP
|
9.8226
|
0.1018
|
|
|
Chinese
Yuan
|
BRL
|
2.7936
|
0.3580
|
|
|
Chinese
Yuan
|
AUD
|
5.8000
|
0.1724
|
PENGARUH MATA UANG CHINA
TERHADAP DUNIA
Mata yang Renminbi atau Yuan ini
pernah dipatok dalam nilai 8.28 terhadap Dolar AS. Patokan nilai Yuan terhadap
Dolar AS tersebut berlangsung selama 11 tahun yakni sampai tanggal 21 Juli
2005.
Adanya patokan jangka panjang
tersebut, membuat mata uang Yuan mendapatkan kecaman dari pihak Amerika Serikat
yang notabene adalah pemilik atau negara yang menggunakan Dolar AS sebagai mata
uang resmi disana. Amerika Serikat menganggap bahwa hal tersebut dilakukan oleh Tiongkok dalam upaya
untuk menjaga supaya barang – barang hasil produksi dari negara tersebut tetap
dapat dijual murah di pasar Internasional. Sejak jaman dulu, RRC memang sudah
menjadi negara yang menjual produk – produknya ke luar negeri dengan harga yang
relatif terjangkau.
Selama
ini, Pemerintah China dianggap tidak ‘fair’ dalam menetapkan kebijakan mata
uangnya. Mata uang China dijaga sedemikian rupa agar tetap ‘murah’, atau
‘undervalued’. Nilai tukar atau kurs mata uang China sejauh ini dipatok (peg)
sebesar 6,77 per US Dollar.
Dengan
kebijakan tersebut, tak heran bila dalam persaingan perdagangan internasional,
China selalu menang. Barang-barang China selalu lebih murah dari yang
diproduksi di negara-negara lain. Kebijakan mata uang China ini melengkapi
keungguluan biaya produksi yang murah, termasuk biaya tenaga kerjanya.
Walaupun, biaya tenaga kerja di China mungkin ke depan tak akan bisa murah lagi
dengan semakin merebaknya tuntutan kenaikan upah buruh dan aksi pemogokan buruh
di China akhir-akhir ini. Dengan ‘paket’ kebijakan ini, tak heran perdagangan
China selalu mencatat surplus, sementara mitra dagangnya, terutama Amerika
Serikat (AS), mencatat defisit. Artinya China selalu lebih banyak menjual
barang (ekspor) ke negara lain dibandingkan dengan barang yang dibeli (impor)
dari negara lain.
Tak
heran bila cadangan devisa China terus menumpuk hingga saat ini mencapai 2,45
triliun US Dollar dan 70% nya konon dalam denominasi US Dollar. Suatu jumlah
yang luar biasa dan merupakan sepertiga dari jumlah cadangan devisa dunia.
Bandingkan dengan cadangan devisa Indonesia yang saat hanya ini sekitar 76
milyar US Dollar. Angka cadangan devisa ini merupakan jumlah tertinggi yang
pernah terjadi di republik ini.
Cadangan
devisa tak lain adalah alat pembayaran yang berlaku secara internasional,
lazimnya dalam denominasi mata uang yang dianggap kuat di dunia seperti US
Dollar, Euro, Yen atau dalam bentuk emas.
Fakta
luar biasa besarnya jumlah cadangan devisa China dan sebagian besar ditanamkan
dalam surat utang AS ini berarti Chinalah yang sebenarnya membiayai AS,
sekaligus menjadi tergantung pada AS. Kalau ekonomi AS runtuh dan nilai mata
uangnya merosot, jelas China akan mengalami kerugian luar biasa. Sebaliknya
bila China tidak lagi mau membeli surat utang AS, maka AS akan kelabakan karena
biaya utangnya akan melonjak dan harga surat utangnya anjlok.
Tak
heran, perseturuan dan sekaligus saling ketergantungan antara China dan AS oleh
beberapa pihak disebut sebagai ‘chicken game’. Di dalam chicken game, keduanya
hanya saling menggertak, tak ada yang benar-benar berani menyerang. Bila
benar-benar saling menyerang, keduanya akan sama-sama hancur. Lazimnya, satu
pihak akan sedikit mengalah sekedar untuk meredakan ketegangan. Ini misalnya
ditunjukkan oleh Pemerintah China menghadapi desakan para pemimpin dunia
menjelang berlangsungnya pertemuan pemimpin negara-negara yang tergabung dalam
kelompok G-20 di Toronto, Canada beberapa waktu lalu. Seminggu sebelum
pertemuan tersebut berlangsung, bank sentral China, People Bank of
China (PBOC) menyatakan akan melepas sistem pegging mata uangnya
terhadap US Dollar secara bertahap (Siaran Pers PBOC, tanggal 19 Juni 2010).
Meski
pernyataan PBOC tadi, untuk sementara meredakan ketegangan atau desakan ke
China, namun faktanya sampai saat ini nilai tukar mata uang China masih tidak
banyak bergerak (menguat). Sekarang di kisaran 6,78 per US Dollar.
Kebijakan
mata uang China memang ibarat senjata andalan China dalam menghadapi peperangan
modern saat ini. Perang di bidang ekonomi dan pasar keuangan.
Menurut
Paul Krugman, seorang ekonom dari AS, menyatakan bahwa kesimpangsiuran
menyangkut nama mata uang China, Yuan atau Renmimbi juga merupakan salah satu
strategi China mengahadapi gempuran desakan untuk melepaskan sistem pegging
mata uangnya. Gurauan ini dinyatakan dalam artikel pendeknya berjudul ‘what’s in a name?’ (The New York Time, 23 Oktober
2009).
TUGAS KELOMPOK 7
DI
SUSUN OLEH :
|
NO
|
NO. URUT
|
NIM
|
NAMA
|
|
1
|
34
|
136 120 10 55
|
ABDUL RAHIM
|
|
2
|
35
|
136 120 10 45
|
MUFLIHA
|
|
3
|
36
|
136 120 10 46
|
RISMAWATI M.
|
|
4
|
37
|
136 120 10 57
|
WAHYUDI
|
|
5
|
38
|
136 120 10 58
|
DARUSSALAM
|
